KOMUNITAS KANG ASEP DAN SAGUSAPOP

Mengenal SAGUSAPOP

Saya mengenal SAGUSAPOP dari rekan cantikku Madame Heddy, wanita paruh baya yang memiliki talenta. Meski tidak Menyandang Gelar Strata SSan, tapi beliau mampu memimpin sebuah organisasi dibawah naungan IGI (Ikatan Guru Indonesia) dan dikomandani oleh Kang Founder atau Kang Asep, ini nama keren atau sapaan keren dari Bapak Asep Gunawan.

Beberapa waktu lalu sebenarnya lumayan lama juga madame Heddy berbincang bincang melalui telp dengan saya, biasanya kami berbicara melalui telpon pada malam hari setelah aktifitas rutin usai. Kami bercerita tentang SAGUSAPOP. Dari cerita beliau saya sangat terkesan, dan saya berpikir saya bisa menyumbang ilmu yang saya dapat selama pendidikan dari berbagai lembaga pelatihan. Dengan berbekal Ilmu yang saya dapat serta kemampuan literasi yang tidak mengecewakan para trainer terdahulu, maka saya mencoba uji kemampuan untuk berbagi Ilmu melalui organisasi yang dikomandoi oleh Kang Asep.

Singkat cerita, pada hari Sabtu malam, saya dihubungi oleh kang Asep untuk menjadi Narsum pada Komunitas Kang Asep. Wah ini bagai Gayung bersambut, disaat saya ingin berbagi Ilmu saya diberikan kesempatan untuk berbagi.

Pada perdana sharing ilmu tersebut dihadiri trainer saya yaitu Om Jay, Ibu Kanjeng dan Ibu AAm Nurhasanah, Wah berbagai macam rasa tentunya. Rasa ingin membuat mereka bangga karena saya adalah anak didik mereka, rasa untuk tidak mengecewakan kan Asep karena memberikan kesempatan pada saya untuk unjuk kemampuan berliterasi.

Saya gugup, tapi Alhamdulillah bisa mengeksekusi denga baik, namun tentunya masih harus terus belajar belajar dan belajar dari kekurangan maupun kesalahan agar bisa lebih baik lagi.

 

Madame Heddy

Dalam pandangan saya, beliau itu unik namun ia begitu jujur, pandai memainkan jari jemarinya untuk menari nari diatas tut tut piano. Belaiu juga pemegang sabuk hitam karate. Memiliki 1 orang putri dan 2 orang putra. Putri sulungnya bernama Gina adalah siswiku ketika aku mengajar di SMK TELKOM TELESANDHY Tambun Bekasi. Aku guru Bahasa Mandarin putri Madame Heddy.

Perkenalanku dengan Madame Heddy sebenarnya disebuah organisasi pendidikan juga, aku waktu itu new comer disana untuk belajar menulis dan bicara. Jika pada saat zoom madame Heddy sangat menghibur kami dengan keluguannya dan kejenakaannya. Ia sangat dirindukan kehadiranya hanya untuk sekedar memcah suasana agar bisa gerrrr lalu semangat lagi untuk belajar.

Sebenarnya aku dulu berpikir wanita cantik ini mengalami kesulitan untuk membuat buku. Karena ia begitu polos, lugu apa adanya, sungguh aku tak menyangka ternyata beliau telah menghasilkan karya dan menginspirasi siapapun. “Bahwa kita bisa menulis, tidak ada yang tidak bisa bila kita mampu mengalahkan rasa tidak percaya diri maupun rasa takut tidak diterima”

 

Pendapat saya

Hal yang menarik perhatianku dari organisasi Komunitas Kang Asep ini, adalah ulasan beliau tentang “KITA HARUS BELAJAR DAN BANYAK BELAJAR MELALUI BERBAGAI ORGANISASI DAN SALING BERKUNJUNG PADA ORGANISASI ORGANISASI TERSEBUT AGAR BISA MENAMBAH WAWASAN DALAM BERBAGAI BIDANG DISIPLIN ILMU PENEGTAHUAN”

Pandangan beliau mengenai saling berkunjung agar bisa lebih banyak ilmu yang bisa diserap, ini sangat baik sekali dan memang seyogyanya demiakian. Tidak mengeksklusifkan diri. Karena semakin banyak belajar semakin banyak yang kita ketahui dan semakin banyak yang tidak diketahui.

Dan bahwasannya belajar itu adalah kewajiban bagi manusia sebagaimana  perintah Allah SWT.

 

KESIMPULAN SAYA

Mengamati ulasan Pak Gunawan Asep atau Kang Asep, saya bisa menyimpulkan bahwa ini adalah salah satu jenis MERDEKA BELAJAR. Kita bisa belajar dari mana saja, kapan saja oleh siapa saja, namun etika dalam organisasi yang dimasuki harus tetap dijaga. Karena masyarakat yang berbudaya adalah masyarakat yang memiliki etika

 

Demikian tulisan perdana saya untuk SAGUSAPOP dan Komunitas Kang Asep

Terima kasih Kang Asep dan Madame Heddy yang telah mempercayai saya

Comments

  1. Replies
    1. Thankyou kan Asep. So I can post it to wag, can I?

      Delete
    2. Apanya Kang Asep, Nenek dari Bekadi kan

      Delete
  2. Replies
    1. We are team work, no jealousy ibu. Tide teamwork to achieve the goal

      Delete
    2. Untung Aki DR NASTAIN belum baca, dia akan share puisi untuk balasan ttg Madame hadeuuh pecinta nenek nenek

      Delete
  3. Mantap sekali dan tidak ragu dg komunitas SAGUSAPOP

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ustad Salin nggak sebut namaku sebagai satu datunya murid yg gurunya banyak hahaha, gurunya banyak muridnya satu

      Delete
    2. Alhamdulillah ustadh. Sukron sdh mampir

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

CERITA TAK BERJUDUL